Sempat Viral Bayi Diculik Penumpang Angkot di Tangsel, Setelah Ditelusuri Ternyata Laporan Palsu, Bahkan Pelapor Tak Punya Bayi

Sempat Viral Bayi Diculik Penumpang Angkot di Tangsel, Setelah Ditelusuri Ternyata Laporan Palsu, Bahkan Pelapor Tak Punya Bayi - Hallo sahabat theTV DN, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Sempat Viral Bayi Diculik Penumpang Angkot di Tangsel, Setelah Ditelusuri Ternyata Laporan Palsu, Bahkan Pelapor Tak Punya Bayi, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Sempat Viral Bayi Diculik Penumpang Angkot di Tangsel, Setelah Ditelusuri Ternyata Laporan Palsu, Bahkan Pelapor Tak Punya Bayi
link : Sempat Viral Bayi Diculik Penumpang Angkot di Tangsel, Setelah Ditelusuri Ternyata Laporan Palsu, Bahkan Pelapor Tak Punya Bayi

Baca juga


Sempat Viral Bayi Diculik Penumpang Angkot di Tangsel, Setelah Ditelusuri Ternyata Laporan Palsu, Bahkan Pelapor Tak Punya Bayi

Entah apa yang ada di pikirannya, seorang perempuan bersuami di Tangerang Selatan (Tangsel) bernama Aura Indah Permata berani membuat laporan palsu terkait penculikan bayi.

Bahkan sebelumnya, Sabtu (29/2/2020) malam, suaminya juga turut menyebarkan isu penculikan bayi di media sosial Facebook, dengan melampirkan pula foto bayi kecil.

Sementara dalam narasi yang disebar, dijelaskan bahwa Aura dihipnotis saat berada di dalam angkot jurusan Lebak Bulus-Parung. Kemudian, bayinya dibawa lari oleh sesama penumpang, dan diturunkan di Pondok Cabe.

Menindaklanjuti berita viral itu, kepolisian setempat dengan cepat menerjunkan tim menyisir ke lokasi di sekitar lapangan terbang Pondok Cabe, Pamulang, Tangsel.

Namun fakta yang didapat justru bertolak belakang. Tidak ada kasus penculikan bayi yang terjadi.

“Hasil pendalaman kasus penculikan bayi dan keterangan dari ibu Tia, teman pelapor, bahwa pelapor tidak pernah punya bayi dan laporan yang dibuat tidak benar,” kata Kapolsek Pamulang Kompol Hadi Supriatna, dilansir news.okezone.com.

“Setelah dikonfrontir, pelapor (juga) sudah mengakui laporannya tidak benar,” Kapolsek melanjutkan.

Akibatnya, Aura kini harus berhadapan dengan hukum, sebagaimana diatur dalam Bab IX tentang Sumpah Palsu dan Keterangan Palsu, Pasal 242 ayat (1) Kitab Undang Undang Hukum Pidana.

“Pelapor sedang diperiksa untuk didalami.”

“Kita akan proses. Kita sedang dalami motif dan sebagainya,” pungkas Kapolsek.



Demikianlah Artikel Sempat Viral Bayi Diculik Penumpang Angkot di Tangsel, Setelah Ditelusuri Ternyata Laporan Palsu, Bahkan Pelapor Tak Punya Bayi

Sekianlah artikel Sempat Viral Bayi Diculik Penumpang Angkot di Tangsel, Setelah Ditelusuri Ternyata Laporan Palsu, Bahkan Pelapor Tak Punya Bayi kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Sempat Viral Bayi Diculik Penumpang Angkot di Tangsel, Setelah Ditelusuri Ternyata Laporan Palsu, Bahkan Pelapor Tak Punya Bayi dengan alamat link https://www.thetv.me/2020/03/sempat-viral-bayi-diculik-penumpang.html

0 Response to "Sempat Viral Bayi Diculik Penumpang Angkot di Tangsel, Setelah Ditelusuri Ternyata Laporan Palsu, Bahkan Pelapor Tak Punya Bayi"

Posting Komentar