KRONOLOGI Warga Ciledug Melahirkan di Mobil PLN Saat Banjir, Sempat Ribet Proses Administrasi Klinik

KRONOLOGI Warga Ciledug Melahirkan di Mobil PLN Saat Banjir, Sempat Ribet Proses Administrasi Klinik - Hallo sahabat theTV DN, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul KRONOLOGI Warga Ciledug Melahirkan di Mobil PLN Saat Banjir, Sempat Ribet Proses Administrasi Klinik , kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : KRONOLOGI Warga Ciledug Melahirkan di Mobil PLN Saat Banjir, Sempat Ribet Proses Administrasi Klinik
link : KRONOLOGI Warga Ciledug Melahirkan di Mobil PLN Saat Banjir, Sempat Ribet Proses Administrasi Klinik

Baca juga


KRONOLOGI Warga Ciledug Melahirkan di Mobil PLN Saat Banjir, Sempat Ribet Proses Administrasi Klinik

EKA Silviani (31), warga Ciledug Indah 1, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, melahirkan dalam kondisi terkurung banjir.

Ia bahkan terpaksa melahirkan di dalam mobil PLN Disjaya, lantaran tak kuat lagi menahan rasa sakit.

Ari, pegawai PLN Disjaya, menjelaskan ihwal kronologi kejadian ini.

Saat itu, pihaknya tengah mengecek listrik di lokasi terdampak banjir.

"Saya awalnya sudah mau pulang, tapi tiba-tiba ada nenek-nenek yang nyamperin saya dengan muka memelas," ujar Ari kepada Wartakotalive, Rabu (26/2/2020).

Nenek itu bernama Iis (62), ibu Eka.

Iis meminta tolong kepada Ari untuk membawa putrinya ini ke Klinik Pratama Bhakti Asih, Ciledug, Tangerang.

"Nenek itu sudah minta tolong ke orang-orang tapi tidak bisa."

"Karena kondisi banjir masih tinggi dan sulit untuk dimasuki kendaraan," ucapnya.

Ari pun mulai tergerak hatinya.

Terlebih, melihat keadaan Iis yang kedua matanya tampak berkaca - kaca.

"Kami kan terbiasa melayani dalam medan mana pun juga, termasuk banjir ini."

"Ya udah saya bantu. Ibu yang mau melahirkan itu dimasukkan ke dalam mobil PLN dan langsung berangkat ke klinik," jelas Ari.


Dalam perjalanan, Ari pun terpaksa harus menerjang banjir.

Sebab, ketinggian air mencapai sekitar 40 sentimeter.

"Tapi ibunya sudah teriak-teriak tidak kuat."

"Diminta sama Nenek Iis ini untuk sabar."

"Malah tiba-tiba kepala bayinya langsung nongol."

"Nenek Iis berusaha untuk memandu proses persalinan di dalam mobil," ungkapnya.

Teriakan bayi itu pun terdengar nyaring.

Akhirnya, Eka berhasil melahirkan bayi berjenis kelamin laki - laki ini di dalam mobil.

"Dalam perjalanan ngelihat wajah bayinya pucat. Ibunya juga lemas."

"Saya juga sampai panik langsung tancap gas."


"Setelah sampai klinik bahkan sempat ribet proses administrasi, lama banget nunggunya."

"Padahal ibu dan bayinya ini harus segera mendapatkan pertolongan," tutur Ari.

"Petugas medis pun langsung datang ke mobil."

"Pelayanannya langsung di dalam mobil untuk proses potong tali pusar bayi."

"Keadaan ibu sama bayinya juga saat itu makin lemah," sambungnya.

Sebelumnya Wartakotalive memberitakan, Eka Silviani (31) tampak tegar menjalani hidupnya.

Wanita ini baru saja melahirkan bayi lelaki yang diberi nama Muhammad Fatir Rajab.

Ibu 2 anak melahirkan bayi di dalam mobil PLN Disjaya.

Warga tinggal di Perumahan Ciledug Indah I, Pedurenan Kota Tangerang itu melahirkan dalam kondisi terkurung banjir.

Banjir merendam rumahnya hingga ketinggian sepinggang orang dewasa.

Eka saat itu sudah tak kuat menahas rasa mulas.

Iis (62) ibunda Eka harus susah payah meminta pertolongan.

Di rumah itu mereka hanya tingga berempat saja. Iis dan Eka beserta dua anaknya.

Dua anak Eka masih berusia 6 dan 4 tahun.

Iis meminta pertolongan untuk mencari kendaraan ke mengantar Eka ke tempat persalinan.

Namun banyak orang yang tak sanggup, sebab situasi ketika itu tampak sulit. Banjir semakin meninggi.

Namun Iis tak patah arang mencari bala bantuan.

Ia mendekati mobil PLN Disjaya yang sedang melakukan pengecekan listrik di sekitar lokasi.

Gayung pun bersambut, pegawai PLN itu iba dan ingin membantu Iis.

Mereka pun langsung membawa Eka ke Klinik yang berada di kawasan Ciledug, Kota Tangerang.

Mobil terus melaju menerjang banjir.

Namun di tengah perjalanan, Eka sudah tak sanggup lagi menahan.

Kepala bayinya muncul dan Iis memandu persalinan di dalam mobil.

Beruntung ibu dan anak itu akhirnya berhasil selamat.

Sepenggal kisah Eka itu pun menyisakan getir yang mendalam.

Perempuan berusia 31 tahun ini kini harus membesarkan ketiga anaknya seorang diri. Sebab suaminya baru saja meninggal dua pekan lalu.

"Suaminya baru meninggal saat belanja dagangan di Tanah Abang," ujar Iis kepada Warta Kota saat dijumpai di kediamannya, Ciledug Indah 1, Kota Tangerang, Rabu (26/2/2020).

Menurut Iis, menantunya itu tiba-tiba terjatuh. Kemudian tidak sadarkan diri.

"Padahal enggak punya riwayat penyakit. Meninggal begitu saja," ucapnya.

Eka kesehariannya berdagang pakaian bersama suaminya itu. Ia pun dibantu ibunya.

"Banjir sudah beberapa kali di sini. Barang - barang dagangan jadi rusak," kata Eka tergolek lemah.

Dirinya menjelaskan almarhum suaminya biasanya membeli kain di Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Kain-kain itu dijahit untuk diproduksi menjadi baju.

"Tapi semuanya terendam air. Sudah tidak bisa digunakan lagi. Kami juga bingung harus bagaimana kalau terus - terusan banjir seperti ini," ungkapnya terdengar lirih. (*)




Demikianlah Artikel KRONOLOGI Warga Ciledug Melahirkan di Mobil PLN Saat Banjir, Sempat Ribet Proses Administrasi Klinik

Sekianlah artikel KRONOLOGI Warga Ciledug Melahirkan di Mobil PLN Saat Banjir, Sempat Ribet Proses Administrasi Klinik kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel KRONOLOGI Warga Ciledug Melahirkan di Mobil PLN Saat Banjir, Sempat Ribet Proses Administrasi Klinik dengan alamat link https://www.thetv.me/2020/02/kronologi-warga-ciledug-melahirkan-di.html

0 Response to "KRONOLOGI Warga Ciledug Melahirkan di Mobil PLN Saat Banjir, Sempat Ribet Proses Administrasi Klinik "

Posting Komentar